Posted by: Visi on: March 7, 2008
isi posting gw di bawah ini diambil dari bulletin board di Friendster. Entah siapa yang memulai, tapi gw merasa tertarik karena ternyata banyak orang ikut mengisi dan mengepos ulang bulletin ini.. Seperti yang gw copy langsung dari bulletin yang gw dapetin dari salah satu teman gw ini.. G ada yang diubah-ubah.. Bukannya gw bermaksud membongkar aib, tapi dia emang ngepost sendiri so berarti dia sendiri kan yang mengekspose?
ada gak ya orang yg murni cinta bgt
ngisi otak alias SEKOLAH !!!
bulbo ini diisi untuk menunjukkan %
kemalasan kamu untuk sekolah
yak mulai, beri tanda [ x ] jika kamu
setuju dgn pernyataan tsb !!
[x] paling males klo harus upacara
bendera.
[] pergi sekolah selalu mepet bel
masuk.
[x] ngerjain PR dihari PR dkumpulin
[x] selalu malas bangun pagi buat
sekolah.
[x] selalu bilang “10 menit lagi” ato
“5 menit lagi” waktu dibangunin buat
skolah.
[x] benci pelajaran matematika.
[x] gembira kalau pulang cepat.
[x] paling senang bahkan sampai sorak
sorai kalau gurunya tdk masuk.
[x] mengeluh kalau dikasih PR.
[x] belajar buat ulangan cukup satu
malam sebelumnya (sistem kebut
semalam!!)
[] suka telat bayar sekolah.
[] menomor satukan penampilan saat
sekolah.
[x] senang kalo ada acara sekolah
soalnya pasti ndak ada pelajaran.
[x] hobi liat jam saat pelajaran.
[x] seneng kalo ndengar bel pulang.
[x] hapal tanggal merah.
[x] hanya membuka buku pelajaran saat
pelajaran itu atau saat mengerjakan PR
saja.
[x] jam istirahat artinya “ke kantin”
bukan “ke perpus”.
[x] SMS an saat jam pelajaran.
[ ] lebih mementingkan ngurus FS drpd
belajar.
[x] gondok waktu dengar bel istirahat
tetapi pelajarannya belum selesai juga.
[X] sering tidur saat pelajaran
berlangsung.
[x] menyontek dan tanya teman saat
ujian itu penting !!
[ ] bawa catatan kecil saat
ulangan/ujian.
[x] yang terakhir…niat nomor 1 ke
sekolah cenderung bukan buat belajar.
Total x 4
Total :: 20 x 4 = 80%
repost dgn judul “AKU ….% GAG NIAT
SEKOLAH !!! “
rata-rata yang gw liat di bulletin, semua orang yang ngisi minimal dapet skor 70%. Wauu.. hebat kan. Ternyata semangat bersekolah anak-anak Indonesia memang kurang. Banyak yang berpikir sekolah hanya untuk formalitas dapat ijazah. Gw sendiri setuju dengan pendapat ini. Banyak cara lain kok untuk mendapat pendidikan. Tapi mungkin kalau ingin diakui yah, kita memang harus punya ijazah.
Tapi gw jadi bertanya-tanya. Apakah yang membuat kita semua begitu malas sekolah? Menurut gw ada beberapa faktor yang mempengaruhi, salah satunya adalah guru yang mengajar. Haha. Gw jadi inget kultum temen gw beberapa hari yang lalu di kelas.
Dia menyampaikan pendapatnya kalo guru-guru yang ngajar di kelas XI itu kurang menyenangkan. Bukannya menumbuhkan niat belajar, malah bikin pengen cabut. Entah kenapa memang sepertinya semua guru yang predikatnya plus-plus dimata para murid memang banyak diberi jam mengajar di kelas X dan kelas XII. Anak kelas XI seolah g lebih dari anak tiri. Banyakan dapet yang g enak sih soalnya!
Kebetulan, waktu temen gw kultum, lagi pas pelajarannya Rina Sensei. Beliau otomatis tergerak untuk bertanya, sebenarnya guru seperti apa sih yang diinginkan murid? Berdasarkan jawaban anak Kamar Ganti, gw menarik kesimpulan pasti ini bisa mewakili aspirasi teman-teman yang lain..
Kamar Ganti said that the good teacher is :
1. The teachers who have clearly voice. We can hear all of their word.
2. The teachers who can explain the lesson clearly. We can understand all of their lesson.
3. The teachers who want to know that their children understand or not. We can ask some question to them.
4. The teachers who have some variations of teaching. We’re not boring if they teach us in class.
5. The teachers who have good appearance. We can see the smily face and they smells good.
*btw.. bahasa inggris gw masih beratakan. kalo ada yang salah kasih tau yaa di comment!*
Tapi menurut gw sih, sebaiknya murid g seharusnya selalu menyalahkan guru yang mengajar. Kita sebagai siswa juga harus berusaha menerima guru yang mengajar kita seperti apa. Toleransi ajalah.. Setiap manusia kan pasti punya sifat negatif, atau sikap yang kurang berkenan di hati orang lain. Mungkin aja, gurunya juga g suka harus ngajar anak pemalas seperti kita?
Terutama, jangan jadikan alasan bahwa guru yang tidak enak adalah pengurang semangat belajar. Belajar kan bukan hanya untuk masa kini, tapi juga masa depan. Jadi mestinya kita selalu semangat, kalo g mau masa depan mendung..
Apa Kata Dunia?