Posted by: Visi on: April 13, 2008
Kalo lo baca Judul postingan diatas, mungkin lo berpikir kalo gw meragukan status gw dalam keluarga. Hhaa.. Enggak kok. Gw yakin 100% gw anak dari bokap dan nyokap gw. Hanya saja.. gw tiba-tiba tertarik sama yang namanya tes DNA karena tiba-tiba temen sekelas gw di KAMAR GANTI, Danty dan Rea pada sibuk ngeributin mereka anak siapa. Danty mengira kalo Rea adalah anak dari guru kimia kelas kami, karena kemiripan cara kerja otak mereka.. sementara Rea berasumsi kalo Danty adalah anak dari guru biologi kelas kami, karena terdapat chemistry yang g bisa diungkapkan dengan kata-kata diantara mereka.
Selain itu, program-program infotainment dan tabloid gosip yang sering ditonton dan dibaca sama nyokap gw belakangan ini lagi sibuk mengusut kasus tes DNA anaknya Mayangsari. Katanya si Mayangsari gak mau anaknya dites DNA gitu deh.. Tapi akhirnya dites juga karena katanya si Anak bakal dapet warisan dari Eyang Soeharto kalo memang benar terbukti dia anaknya Bambang Trihatmojo. Sebenernya ketertarikan gw terhadap hal ini bisa dibilang termasuk terlambat.
Sebenernya dulu tes DNA juga ngetop waktu ada peristiwa bom Bali. Para korban yang udah hangus baru bisa teridentifikasi setelah tes DNA. Berarti, DNA tetap bisa dilacak walaupun yang punya udah wafat.. So, sebenernya, apaan sih tes DNA itu? Inilah hasil dari penelusuran gw dari buku Kartun Biologi Genetika-nya Larry Gonick dan webnya oom Gugel.
DNA itu adalah materi genetika dalam tubuh makhluk hidup. DNA mengandung gula Deoksiribosa, fosfat, dan 4 macam basa (Adenin, Sitosin, Guanin, dan Timin). Nah, kandungan A, S, G, dan T tiap orang tuh beda-beda.. makanya gak ada orang yang bener-bener sama, walaupun mereka anak kembar sekali pun. Kemudian, seseorang yang bernama Rosalind Franklin tau kalo molekul DNA bisa berbentuk heliks dengan cara berikatan. Ikatan-ikatan itu terbentuk karena adanya ikatan hidrogen, dan ternyata Adenin berpasangan dengan Timin, Guanin berpasangan sama Sitosin.
Lalu pada tahun 1952 James Watson dan Francis Crick menemukan bahwa kalau pasangan-pasangan basa tersebut disusun, bentuknya mirip anak tangga. Karena ditemukannya hubungan antara gen dengan protein, dapat disimpulkan kalo urutan DNA itu = urutan protein.
Tes DNA itu adalah uji susunan protein dalam sel seseorang. Biasanya bagian sel yang dipake adalah mitokondria atau inti selnya. Tapi yang lebih akurat adalah inti sel. Karena mitokondria bisa aja berubah dari keturunan ibu.. Bagian tubuh yang bisa diperiksa DNA-nya antara lain adalah epitel bibir (dari puntung rokok), darah, rambut, sperma (pada korban pemerkosaan), daging, tulang dan kuku.
Langkah-langkah tes DNA bisa dibaca di sini . Gw males jelasin soalnya ribet. Ok, mungkin nanti kalo gw udah berhasil nalar. Tapi intinya tes DNA melibatkan enzim dan sinar X. Dari sinar X itu kita bisa tau jejak si DNA sama atau gak kalo dibandingin sama orang lain. Kalo sama, berarti kita bener satu keturunan. (dikutip dari sini) Tapi yang gw bingung, berarti jejak DNA kakek gw harusnya sama dong sama punya gw. Kan gw keturunan bokap gw, bokap gw keturunan kakek gw. Lalu kan katanya semua manusia keturunan Nabi Adam? Jadii.. kenapa DNA manusia bisa beda semua? Emang sih, gw tau gen itu bisa bermutasi.. Atau mengeluarkan sifat resesifnya.. Tapi gw masih bingung ni.
So? Ada yang bisa jelasin?
Wah wah, blog saya dijadikan sumber
April 13, 2008 at 2:51 pm
haghaghaghaghaghaghaghaghaghaghaghaghaghaghaghaghaghaghaghaghaghaghaghaghaghaghaghaghaghag
ada nama gw!
Coba deh visi lo bujuk sii rea suruh tes DNA pasti dy tuu asli
ANAKNYA BU Y*E*R*N*I*