RSS

LTUB 2008

02 Mar

Finally. Aksel-KI g jadi ikutan LTUB. Gara-gara ada salah satu dari orangtua mereka yang nelepon ke sekolah, kata beliau gara-gara latihan LTUB anaknya jadi kecapekan, pulang kemaleman, sampe rumah g bisa belajar, dsb. Intinya, mereka g suka anaknya ikutan LTUB.

Jahha. Awalnya gw sebel sii. Gara-gara g ada aksel-KI gw kehilangan pekerjaan sebagai PJ kelas mereka. Gw kasian sama Bulay, yang udah semangat pengen bikin rezim x-7 untuk mengalahkan si nananana, tapi ternyata kga bisa. Gw juga merasa g enak sama beberapa anak yang mengeluh karena merasa aksel-KI diekslusifkan, alias diasingkan dari dunia luar, dengan cara g boleh ikut LTUB seperti teman” seangkatan mereka di kelas reguler. Tapi yah apa boleh buat saudara-saudara. Penguasa sekolahan udah bilang begitu, “Ini keputusan final!”

Dengan adanya kejadian ini, gw jadi berpikir, mungkin LTUB belum dianggap sebagai salah satu bagian dari pembinaan siswa oleh para guru.. Mereka berpikir LTUB cuma perlombaan tata upacara biasa, dimana ada tambahan diomel”in sama kakak kelas, terutama yang bukan PO..

Selain itu ada juga kritikan dari temen gw, si SSW. dia bilang LTUB itu menggeser makna upacara, karena upacara itu seharusnya khidmat dan bebas dari gangguan. Padahal menurut gw esensi LTUB justru gimana caranya kita bertahan dari segala macam gangguan, untuk tetap khidmat dalam upacara. Namun, pada akhirnya tetap muncul peraturan baru.. Kakak kelas dilarang mengganggu kelas lain yang bukan turunannya. Kalo mereka nekat mengganggu, siap-siap nilai adek kelasnya diminus. Hahha. ini dia yang akhirnya membuat gw berbesar hati.OVP-Ranjang kan kga punya adek kelas. jadi kita bebas mengganggu. Buahahahah,, Emang sih, berarti gw berperan sebagai pengganggu yang menggeser makna upacara, tapi justru itu yang seru! *peraturan kadang dibuat untuk dilanggar*

Jadilah lapangan rasanya sepi banget. Masuklah peserta pertama, Kelas x-4. Secara keseluruhan, sebenernya mereka bagus. Tapi sayang kyaknya mereka grogi karena dapet nomor urut pertama. Kenapa gw bilang bagus? Si danpas suaranya kedengeran. Si pembina Pasukan 8 gerakannya keren. Suasana lapangan sepi, karena anak kelas 2 g ada yang ganggu, dan anak kelas 3 yang BTA lagi pada belajar di kelas. Tapi yel-yel mereka terlihat kurang semangat lantaran banyak yang jaim,terutama yang cowok. Hahha, yel-yel mereka mengundang cemoohan dari Yurry dan Dimas, yang merasa yel” OVP tetap lebih keren! *yaiyalahh. OVP gituu!* dan ada kasus bendera nyangkut. Sebenernya si g kebalik, tapi talinya nyangkut jadinya pasti mengurangi nilai juga.. Kalo gw jadi mereka, sampe kelas mungkin gw nangis” bersama…

Peserta ke-2. Kelas x-3. Bagus deh apalagi pasukan 8-nya. Masih belum banyak gangguan, dan mereka betul-betul memanfaatkan itu sehingga bendera mereka tidak terbalik. Pas dikerek, bendera sampe di puncak tiang bersamaan dengan selesainya lagu Indonesia Raya. Tapi saat akan melilitkan tali ke tiang, tiba-tiba bendera mereka melorot. Mana kga dinaikin lagi.. Jadinya kya bendera setengah tiang.

Peserta ketiga.. X-5. Menurut gw mereka adalah peserta paling apes.. Karena saat mereka tampil, anak kelas 3 yang BTA lagi istirahat. Jadi banyak penonton di podium yang teriak-teriak, membuat suasana jadi berisik. Anak kelas 3 kyanya g tau mereka g boleh ganggu. Karena mereka udah masuk kelas waktu ada upacara pembukaan. Jadi pengatur upacara mereka kyaknya pengen buru-buru pergi dari depan tiang bendera. Pengibar salah melipat bendera, dan hasilnya Bendera mereka kebalik! harusnya mereka membalik dulu benderanya, baru dikibarkan. Tapi mereka malah langsung mengerek bendera.. Katanya sih, ini kasus bendera terbalik pertama sepanjang sejarah pelaksanaan LTUB. Sayang banget mereka kacau di bagian inti upacara.. Padahal gerakan PBB, gerak jalan mereka bagus banget dan suara danpasnya mantap.

Lanjut,, peserta ke-4, X-6. Baru masuk aja mereka sudah mengguncang lapangan dengan beryel-yel sumpah gila pede abis. PBB keren. Gerak jalan keren. Pasukan 8 bagus. Bendera g kebalik, dan upacara berlangsung sampai habis.. Mantap dah. prediksi gw, X-6 bakal dapet juara 1 kalo enggak juara 2. dan mungkin, juara yel-yel.

Abis itu, peserta ke-5, yaitu X-1. Mereka adalah peserta paling kontroversial. Di pasukan 45, baris paling belakang, ada satu anak yang pake rok hipster tipis dan pendek banget, jatuhnya beberapa cm di atas lutut. anak kelas 3 yang pada bolos BTA pada nyorakin, “Buka aja roknya!” Pak Mufid langsung ngambil inisiatif untuk berdiri di belakang siswi yang hingga akhir penampilan menundukkan wajahnya tanpa senyum. PAs mereka yel-yel.. sorakan tambah rame lagi.. Parah. soalnya BTA juga lagi istirahat siang, jadi makin banyak yang duduk di podium. Waktu pasukan 8 beraksi, akhirnya ketauan lagi deh kalo si pembawa baki juga pake rok pendek.. tapi dia makenya dipinggang sih, mungkin kalo roknya dia hipster g bakal jadi sependek itu. Waktu si pembawa baki jalan di tempat untuk menyerahkan benderanya ke pengibar, ada beberapa orang yang sengaja berjongkok. Parah banget, ada juga yang bilang kalo inilah baki terbaik. Gw tau maksudnya nyindir, tapi kyaknya si Baki menganggap itu adalah pujian, dan dia tersenyum makin lebar.. Oia. katanya anak paskib, mereka dimarahin gitu sama juri PPI gara” ada yang pake rok pendek, karena itu menyalahi etika upacara..

Lanjut, ke peserta terakhir, X-2.. Gatau kenapa waktu mereka tampil suasana jadi sepi lagi. Mungkin karena suara para pemandu sorak di podium udah pada abis untuk berteriak waktu penampilan x-1 tadi.. X-2 keren banget, Mungkin mereka juara satunya. Secara sebagian besar pasukannya adalah anggota paskibra yang udah pernah ikut lomba, mereka udah pasti siap banget di LTUB.

Sepanjang LTUB berjalan, gw ngeliat anak-anak Aksel-KI memandangi teman-teman mereka dengan tatapan ingin ikut, tapi g boleh, jadinya ya pasrah aja. Kasian sih emang, penyesalan selalu datang terlambat. Tapi.. yaudahlah secara mereka juga sibuk gitu. Daripada g ada yang jadi, mending mereka fokus ke ujian aja..

Anyway, secara keseluruhan, pelaksanaan LTUB 2008 ini lancar dan sukses. Applause untuk para panitia dan PJ kelas.. semoga taun depan ada LTUB lagi.. Aminn.

 
7 Comments

Posted by on March 2, 2008 in uncategorized

 

Tags: ,

7 responses to “LTUB 2008

  1. neorhazes

    March 2, 2008 at 02:50

     
  2. neorhazes

    March 2, 2008 at 07:30

    thanks koreksinye ka..hha

     
  3. ssssttt

    March 4, 2008 at 16:10

    😦
    stop polemik rok pendek. please.

     
  4. ssssttt

    March 4, 2008 at 16:11

    emg mesti ya dibahas terus ttg rok?
    ga melanggar undang undang ko.

     
  5. viisii

    March 5, 2008 at 11:14

    maksudnya dihabas terus itu apa?
    saya hanya mencoba melaporkan apa yang terjadi secara aktual.
    mungkin memang ada batasan-batasan yang seharusnya tidak di=-ekspose.
    memang kenyataannya begitu..

    yah.
    lain kali akan lebih saya perhatikan lagi.

     
  6. tafta

    April 8, 2008 at 12:53

    Wahh visi,
    mksi ia pskn8 x3 dblg bgs
    gw lhoo yg nglatih
    hhe

     
  7. fisHy

    April 8, 2008 at 14:26

    @ tafta : ciiie tafta! selamat ya yu gaiss..

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: