RSS

Kampung Halaman

05 Oct

‘–asale ndi, tha?” adalah sebuah kalimat yang sering sekali saya dengar sejak pertama kali saya menginjakkan kaki di tanah Surabaya untuk kuliah. Bukan cuma sekali pertanyaan ini ditujukan pada saya dan sudah berkali-kali juga saya menjawabnya, tapi saya selalu bingung akan memberikan jawaban apa kalo ada yang nanya saya orang mana, karena bagi saya tempat asal bisa berarti jamak.

Coba dipikir.

Asal Daerah itu–maksudnya daerah asal orang tua (jadinya menanyakan saya ini keturunan suku mana), saya sebelum kesini tinggal dimana (jadinya menanyakan kota tempat saya dibesarkan), atau mungkin sebelum sekolah disini saya sekolah di kota mana, gitu?

Sebenarnya hanya perlu ada satu kata yang mencerminkan nama kota untuk saya menjawab semua pertanyaan itu. Hanya saja, saya punya jawaban yang berbeda-beda untuk menjawab mereka semua. Saya nggak akan bingung kalau memang saya cuma punya satu jawaban untuk ketiga maksud pertanyaan yang saya paparkan diatas, bukan?

Untuk yang pertama, daerah asal orangtua. Berhubung saya percaya terhadap paham patrilineal, jadi saya mengikuti sejarah keluarga dari garis keturunan ayah saya. Karena itu, saya akan katakan Madura sebagai jawabannya. Untuk yang kedua, sebelum kesini tinggal dimana. Saya dibesarkan di kota Bekasi, bukan Jakarta, walaupun jarak dari rumah saya ke perbatasan daerah Jakarta hanya 1 kilometer saja. Bisa jalan kaki, naik sepeda, naik angkot, naik ojek, o mau ngesot juga silakan. Untuk yang ketiga, dulunya saya sekolah di kota mana. Kalo untuk yang ini, jawabannya baru Jakarta. Dari jaman SD  orangtua saya udah rela ngelepas anaknya sekolah jauh dari rumah. Jauh apaan, cuma lima kilo palingan jaraknya. Mungkin juga karena waktu yang saya habiskan di sekolah lebih banyak daripada yang saya habiskan di rumah, jadi kadang saya ngerasa saya ini orang Jakarta bukan orang Bekasi. Hehehe,

Ada yang mau membantu saya menjawab?

 
2 Comments

Posted by on October 5, 2009 in uncategorized

 

2 responses to “Kampung Halaman

  1. iman

    October 15, 2009 at 18:44

    our past is matter . . . .

     
  2. Harris

    October 27, 2009 at 17:02

    Ahahahaha…
    Saya (numpang) lair di Jakarta, bpk org Banjarmasin, ibu org Garut… Tapi sejak umur 2 tahun aku tinggal d Jember. So ada org yg nanya ‘wong ndi mas…?’, mantab sy jawab nJember *itu jg org bule pasti nanya jember itu mananya Bali:-P (walaupun smpai skrg pun masi kadang suka narsis sm kenumpangan sy d Jakarta) he5. Pling ndak klo plng kampung keren lah, ke Jakarta he5.

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: