RSS

2005 – ……

kalo buka blog, saya jadi sadar kalau saya mengalami proses perkembangan pemikiran. Jaman dulu isi postingan saya ababil parah (ya kali posting sekarang nggak ababil juga). Kalo penasaran bisa cek arsip postingan blog saya, yang sudah saya rintis sejak masih kelas 2 SMP. Pertama kali ngeblog, saya cuma anak umur 13 tahun yang baru kenal internet. Waktu itu guru ekonomi saya memberi tugas untuk siswanya mencari data APBN tahun 2004 (saat tugas itu diberikan, sudah masuk trimester kedua tahun 2005). Gara-gara mencari data APBN itu, saya jadi ketagihan membuka google. Entah kenapa rasanya seru aja, asal ketik suatu kata kunci, langsung keluar banyak hasil. :p

Hampir tiap malam setelah orangtua saya tidur saya curi-curi ngenet, soalnya pas jaman itu kan tarif internet mahal, mengandalkan dial up. Apalagi setelah saya kenal friendster dan blog (yang dua ini gara-gara ditularin sepupu saya yang emang suka banget nulis sejak dia masih SD), waah makin gila aja saya internetan. Awalnya cuma sejam sehari langsung jadi tiga jam. Akhirnya tagihan internet jadi dua kali lipat tagihan telpon rumah. Orangtua saya kesal, akhirnya nyuruh saya ke warnet saja, karena setelah dihitung pengeluarannya gak semahal kalo harus bayar ongkos dial up :p kalau mau ngenet di rumah cuma boleh malam minggu. Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on June 4, 2011 in Uncategorized

 

Bahkan Sampah pun Bisa Didaur Ulang

Why did you watch those movies? Those are rubbish

Sejak kuliah saya jadi sering nonton film. Ada banyak faktor yang bikin saya jadi sering nonton. Pertama, karena banyak orang di sekitar saya yang rajin donlot dan sukarela mengizinkan saya mengkopi paste hasil donlotan mereka. Kedua, banyak orang sering merekomendasikan saya untuk nonton suatu film dan minjemin saya VCD atau DVD-nya, bahkan sampe beliin segala. 😀 Yang ketiga, saya pernah iseng donlot soundtracknya terus suka, terus jadi penasaran itu lagu diputer pas lagi adegan macam apa. Keempat, karena biaya nonton di Surabaya rata-rata lebih murah daripada kalo nonton di Jakarta. Selain lokasinya deket kosan, transportasinya pun saya nebeng :p habis nonton langsung pulang, lalu makan di warung penyetan deket kosan.

Kadang ada juga fim hasil rekomendasi ini yang saya nggak tahu bagusnya dimana. Entah karena saya yang nggak paham sama jalan ceritanya, atau merasa nggak kuat liat adegan-adegannya jadi walopun baru mulai saya langsung tutup window GOM Player dan berinisiatif untuk cari film lain yang (saya rasa) lebih layak ditonton. Atau mungkin benar kata seseorang “yang nonton film ini (judul film dirahasiakan) kalo gak nangis berarti bukan manusia,” *kalo inget kalimat yang terakhir ini saya langsung mempertanyakan sisi humanis saya, terutama sebagai perempuan*

Kadang saya juga nggak ngerti sebenernya apa yang saya cari dari menonton film. Read the rest of this entry »

 
4 Comments

Posted by on June 4, 2011 in Uncategorized

 

Tags: , ,

Sekilas Curhat #1

Halo hola. Seperti mahasiswa Unair lainnya, sekarang saya masih berada pada masa-masa liburan. Kegiatan perkuliahan untuk Fakultas Psikologi baru akan dimulai hari Senin, 28 Februari 2011 besok–berarti masih ada sisa sekitar 4 hari lagi untuk saya memanjakan diri saya sendiri. (sigh). Gak perlu repot antri mandi, soalnya kebanyakan temen kosan pada pulang ke rumahnya masing-masing. Gak perlu pasang headset kalo lagi rada badmood dan pengen setel lagu keras-keras. Gak perlu takut gendut soalnya jarang ada orang yang jual makanan di sekitar kosan.

Empat hari. Setara dengan waktu yang saya habiskan di rumah sepanjang semester 3 saya kemarin, dari total 17 minggu waktu perkuliahan efektif. Cuma sebentar, tapi justru di saat-saat itulah saya benar-benar merasakan istirahat dari segala kesibukan saya di kampus. Sesibuk itukah saya, sampai-sampai merasa gak punya waktu untuk diri sendiri? Mungkin saya memang tidak sesibuk Pak Presiden yang harus mikirin hidup orang satu negara, tapi saya sudah cukup pusing membagi pikiran saya sendiri untuk pelajaran, organisasi, kepanitiaan, pertemanan, keluarga, sampai percintaan. Asik dah. Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on February 23, 2011 in Uncategorized

 

Determined

Seseorang pernah bilang begini ke saya:

yang bisa kamu kendalikan ya diri kamu sendiri, bukan lingkungan di sekitar kamu

Ya ya, dia benar. Saya sadar banget kalo saya terlalu mudah menyerah dengan keadaan. Maksudnya bukan menyerah dalam arti pasrah gak tau mau gimana lagi, tapi menyerah dalam artinya tidak berusaha mempertahankan diri sendiri dan memutuskan untuk mengikuti cara main di suatu tempat. Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on November 30, 2010 in Uncategorized

 

Kalimat Sakti

Udah lama nggak nulis blog, tapi kalo nulis dalam kehidupan sehari-hari sih (alhamdulillah) masih sering. Setidaknya saya pernah mengabadikan pemikiran-pemikiran yang meluber dari kepala saya di twitter, di facebook, di pesan singkat yang saya kirim langsung dari henpon saya, catatan kuliah, sampai lembar jawaban ujian. Haha *Pasang hastag ketawa setres* ya, lembar jawaban ujian. Mengingat tadi pagi saya disodori soal ujian Asas-asas Manajemen sebanyak 14 soal yang harus dijawab dalam waktu 75 menit saja. No tip-ex, no coretan dalam rangka membetulkan jawaban. No bergerak mencurigakan atau bahkan nekat nyontek, kecuali anda mau diri anda dan teman seruangan anda seluruhnya diberi sisir oleh dosen alias dapat nilai E. Read the rest of this entry »

 
1 Comment

Posted by on November 12, 2010 in Uncategorized

 

Karma

Susah emang kalo harus konsentrasi pada satu hal disaat banyak hal yang harus dipikirin. Gw ngerasain banget selama tiga mingguan ini huah. Sejak awal semester 3 gw di kampus ini yang jauhnya ampun-ampunan dari rumah, sampe-sampe gw harus ngekos dan gak pulang selama berbulan-bulan, gw ngerasa ini pikiran tidak pernah sepi. Hmm yah sebenernya biasa sih kaya gini dari awal kuliah dulu–tapi ada satu hal baru yang belum pernah gw tau kaya gimana rasanya dan sekarang jadi tau. Read the rest of this entry »

 
2 Comments

Posted by on October 3, 2010 in Uncategorized

 

Growing Up

According to Erik Erikson’s Stages Development Theories, two days before was the last day on my adolescene phase. Yesterday was the beginning of my early-adulthood phase. Am I Happy? A bit. I’ve just finished the most important part of my life. There’s so many wonderful things on my adolescene’s stage. Finding my own identity, try not to always hold my parents hand, having ‘click’ friends to have fun go mad and rolling on the floor cry with, taking role of some peer-groups or maybe organization at school (not on campus, we’re still freshman or junior on this 18 age). Aaah nothing can replace them, exactly. If I could chose, I’d rather being adolescence than the young-adult. :p Read the rest of this entry »

 
5 Comments

Posted by on September 28, 2010 in Uncategorized